Hanya DIA yang mampu mengisi kekosongan hati

12 April 2016 (Tommy).docx (eatpraysleep.blogspot.com)

Yah, semenjak kecil saya hidup di kota besar Surabaya. Saya menjalin persahabatan dengan banyak orang khususnya kaum muda yang memiliki usia hampir sama dengan saya. Disaat itu kutemukan satu kecenderungan yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Saya lihat mereka berusaha mencari dan menemukan kebahagiaan! Tidak sedikit di antara mereka tidak pernah absen melakukan kunjungan ke klub malam untuk mencari kesenangan yang mampu mengisi kekosongan hati mereka. Sebagian dari mereka melarikan diri dengan melenyapkan “kehausan” mereka dengan alkohol dan rokok. Lebih banyak lagi dari mereka berusaha mengisi relung-relung hati yang kosong dengan uang, ketenaran dan kepopuleran. Sungguh saya melihat semua itu dapat memberikan kepada mereka kebahagiaan. Namun apa yang salah? Ya! Rasa bahagia, kepuasan yang mereka dapatkan tidak pernah bertahan dan akan lenyap dalam sekejap. Sebab sesungguhnya semua itu “nampak” indah namun”tidak sesungguhnya” indah. Seberapa keras perjuangan mereka mengisi hati yang kosong dengan semua hal di atas, mereka akan sampai pada titik dan menemukan bahwa hati mereka selalu kembali kosong.

Rasa-rasanya Santo Agustinus juga mengalami pengalaman seperti diatas. Tentu kita tahu bagaimana masa lalu dari Santo Agustinus, ia juga berusaha mengisi hatinya dengan ketenaran, kekayaan, wanita, dan sebagainya namun pada akhirnya ia menyadari bahwa semuanya sia-sia. Satu penggalan kata darinya yang begitu indah “Hatiku tidak akan pernah beristirahat, sampai aku beristirahat dalam Tuhan”. Yesus menyatakan hari ini bahwa ialah roti hidup, barangsiapa datang kepada-Nya tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepada-Nya tak akan haus lagi.

12 April 2016 (Tommy).docx (www.pinterest.com)

Bukankah ini kebahagiaan yang selalu kita dambakan? Kebahagiaan yang tidak akan pernah bisa direbut dari hidup kita? Sebuah kebahagiaan yang tidak hanya untuk sehari, seminggu, sebulan atau setahun? Ya, Yesus memberikan sebuah jawaban bagi kita. Ia sendiri dengan jelas berkata kepada kita, “Datanglah kepada-Ku dan percayalah kepada-Ku”. Saya berdoa bagi kita semua hari ini agar kita bisa belajar untuk tidak mengejar kebahagiaan yang sementara karena sekalipun “daging” kita kenyang, namun sampai kapanpun hati kita akan lemah tak berdaya. Datanglah kepada-Nya, Ia yang menciptakan engkau. Ia yang mengenal engkau lebih dari siapapun di dunia ini. Ia yang mengasihi engkau lebih dari dirimu mengasihi dirimu sendiri dan biarkan Ia Sang Roti Hidup memenuhi hatimu dengan segala kelimpahan. Pada saat itulah engkau akan terpesona sebab hatimu akan penuh berlimpah-limpah, engkau tidak akan lapar dan haus lagi.

Image: eatpraysleep.blogspot.com, www.pinterest.com

About the author

Br. Tommy Riezky Tiyanto

Br. Tommy is a graduate of Petra Christian University, Surabaya, with a bachelor’s degree in Bussiness Management. He was working in Surabaya and also actived in choir and other Kristus Raja Parish’s activities. His motto is Be fearless and undaunted, for go where you may, Yahweh your God is with you (Joshua 1:9). He decided to enter the formation house in Surabaya as an aspirant in July 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s